Anggota MPR/DPD RI Ust H.Zuhri M.Syazali,Lc,MA Laksanakan Sosialisasi 4 Pilar kebangsaan.

Bangka || senenknews.com, Ust. H. Zuhri M. Syazali, Lc., MA. anggota MPR/DPD RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada hari senin (22/1/2024) di Restoran Sore Biru, Desa Air Anyir, Kabupaten Bangka.

Dalam sosialisasi tersebut dihadiri oleh masyarakat dan para tokoh Merawang. Turut hadir juga ketua komunitas Petani Pinang Bangka Belitung, yaitu Sarbini yang sekaligus memberi sambutan dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Sarbini memberikan apresiasi dan berterima kasih atas penyelenggaraan sosialisasi 4 Pilar di Merawang.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ust. Zuhri, sebagai wakil daerah kita di Pusat, yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi 4 Pilar ini. Kegiatan ini penting sekali agar kita, yakni seluruh masyarakat yang hadir, dapat kembali belajar, dan menguatkan pemahaman kita tentang konstitusi negara ini, dan bagaimana menjadi seorang pribadi yang dapat ikut dalam membangun bangsa dan negara dalam kapasitas masing-masing,” kata sarbini.

Pada pemaparan materi yang disampaikan, Ust. Zuhri menjelaskan bahwa empat pilar kebangsaan penting untuk dijewantahkan oleh seluruh elemen masyarakat. Serta Pancasila adalah dasar dan panduan dari setiap pengambilan keputusan Negara, yakni berdasarkan prinsip keadilan, kesetaraan, kebebasan, persatuan, dan keselamatan.

“Seperti yang kita ketahui bersama, Pancasila adalah dasar negara dan ideologi Indonesia yang terdiri dari lima sila. Yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Setiap pilar memiliki tujuan, fungsi, dan konteks yang berbeda. Dalam hal ini, posisi Pancasila tetap ditempatkan sebagai nilai fundamental berbangsa dan bernegara.

Seluruh elemen masyarakat harus mengambil perannya masing-masing dalam pembangunan dan kemajuan negara. Demi mewujudkan cita-cita dan tujuan negara, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai Pancasila.

“Setiap pribadi kita harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Seperti menjunjung tinggi toleransi, gotong royong, persatuan, dan menghormati perbedaan. Pemuda juga diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan sosial, politik, ekonomi, budaya, dan lingkungan, serta menjadi agen perubahan yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa”, lanjut Ust. Zuhri.

Sebelum ditutup, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta yang hadir terlihat sangat antusias dengan mengajukan beberapa pandangan dan pertanyaan dalam forum diskusi ** Red)