Musprovlub Muaythai Babel Digelar : Perkuat Prestasi, Industri Olahraga, dan Konsolidasi Organisasi

100062440

Pangkalpinang||senenknews.com- Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythai Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi digelar di Ruang Pertemuan Hotel Bangka City, Pangkalpinang, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan strategis ini mengusung tema besar “

Musprovlub dihadiri perwakilan KONI Bangka Belitung, Adet Mastur, serta perwakilan Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) Lanyala Mattalitti yang diwakili Koordinator Wilayah Barat I, Ahmad Bachtiar.

Dalam sambutannya, Adet Mastur menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan organisasi agar tidak lagi terjadi dualisme kepengurusan yang dapat menghambat pembinaan olahraga.

“Saya mendengar dalam Musprov ini tidak ada calon lain. Semoga ketua yang terpilih nantinya mampu menyusun program kerja yang baik, karena keberhasilan organisasi diukur dari program dan prestasi yang dicapai,” tegasnya.

PBMI Tegaskan Hanya Ada Satu Kepengurusan Muaythai yang Sah

Sementara itu, Ketua Umum PBMI, Lanyala Mattalitti, melalui sambutan tertulis yang disampaikan Koordinator Wilayah Barat I Ahmad Bachtiar, menegaskan bahwa Musprovlub merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan.

“Hari ini adalah Musprov ketiga yang kami laksanakan. Dalam setiap organisasi, musyawarah provinsi merupakan proses alamiah yang menunjukkan adanya sirkulasi kepemimpinan dan keberlangsungan organisasi,” ujarnya.

Lanyala menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung akibat agenda yang bersamaan di Jakarta. Namun ia menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musprovlub sebagai bagian dari konsolidasi organisasi untuk menyongsong program kerja PBMI yang telah ditetapkan dalam Rakernas 2026.

Dalam kesempatan tersebut, PBMI kembali menegaskan bahwa hanya ada satu organisasi Muaythai yang sah di Indonesia, yakni di bawah kepengurusan PBMI yang diakui oleh pemerintah, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

“Jika ada pihak atau kelompok yang mengatasnamakan PBMI di luar kepengurusan yang sah, maka tidak perlu ditanggapi. Penggunaan lambang, bendera dan identitas organisasi oleh pihak yang tidak berhak merupakan pelanggaran hukum dan sedang dikaji untuk langkah hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Ia juga meminta kepengurusan Muaythai Bangka Belitung yang terbentuk nantinya menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola organisasi yang profesional dan berintegritas.

Fokus Pembinaan dan Prestasi Atlet

PBMI menekankan bahwa organisasi olahraga tidak boleh dijadikan kendaraan politik maupun sarana mencari keuntungan pribadi. Fokus utama organisasi harus tertuju pada pembinaan atlet dan pencapaian prestasi.

“Kita harus bekerja keras, cepat, terukur dan dalam satu komando. Fokus kita memperkuat tata kelola organisasi, menjaga kualitas pembinaan dan meningkatkan prestasi. Muaythai Indonesia bukan kendaraan politik dan bukan ruang mencari keuntungan pribadi,” katanya.

Menurutnya, agenda penting yang akan dihadapi dalam waktu dekat adalah berbagai kejuaraan nasional dan internasional, termasuk persiapan menuju ajang beladiri nasional serta SEA Games.

Lanyala berharap ketua terpilih nantinya memiliki visi kuat dalam membangun prestasi olahraga Muaythai di Bangka Belitung melalui pembinaan berjenjang.

“Saya berharap kepengurusan yang terpilih mampu melahirkan klub-klub baru dan masuk ke sekolah-sekolah untuk mencari bibit atlet potensial. Pembinaan harus berjalan seimbang dengan dukungan pendanaan. Tujuan akhirnya adalah mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bangka Belitung dan Indonesia,” pungkasnya.

Musprovlub Muaythai Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan menjadi titik awal kebangkitan organisasi sekaligus memperkuat fondasi pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional

“Tema yang kami angkat hari ini adalah komitmen kami. Pertama, soal penguatan prestasi: kami tidak hanya ingin atlet Babel ikut bertanding, tapi harus mampu meraih juara di tingkat nasional hingga internasional. Pembinaan harus terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan mulai dari usia dini. Kedua, pengembangan industri olahraga: Muaythai bukan sekadar aktivitas fisik, tapi memiliki nilai ekonomi. Kami ingin membuka peluang kerja sama, menarik dukungan mitra usaha, dan menjadikan olahraga ini sebagai produk unggulan pariwisata olahraga daerah. Ketiga, konsolidasi organisasi: semua elemen dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota harus satu suara, satu tujuan, dan bekerja dalam satu sistem yang baku dan profesional,” ujarnya.

Dalam sesi pembahasan dan sidang pleno, para peserta sepakat untuk menyempurnakan sejumlah aturan dasar organisasi, menyusun program prioritas, serta menetapkan target kerja yang lebih terukur. Salah satu poin penting yang disepakati adalah peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta perluasan akses pembinaan ke daerah-daerah terpencil agar bakat-bakat muda tidak terlewatkan.

Perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif Pengurus Provinsi Muaythai. Pemerintah menyambut baik semangat penguatan organisasi, mengingat Muaythai telah memberikan sumbangan medali yang membanggakan bagi Babel dalam berbagai ajang kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Pemerintah sangat mendukung langkah konsolidasi ini. Sebagaimana visi besar daerah ‘Babel Berdaya’, olahraga adalah salah satu pilar pembangunan karakter dan kesehatan masyarakat. Kami berharap dengan organisasi yang semakin kokoh dan strategi prestasi yang jelas, Muaythai Babel bisa menjadi percontohan. Industri olahraga yang tumbuh juga akan membantu meringankan beban pemerintah dan membuka lapangan kerja baru,” ungkap perwakilan Dispora.

Menutup kegiatan, pengurus terpilih dan seluruh peserta Musprovlub berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh keputusan yang diambil. Mereka berjanji akan bekerja lebih transparan, komunikatif, dan inklusif, melibatkan semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga Muaythai.

Dengan terselenggaranya Musprovlub ini, diharapkan Muaythai Kepulauan Bangka Belitung semakin berkibar, melahirkan atlet-atlet berprestasi dunia, menjadi kekuatan ekonomi baru di sektor olahraga, serta memiliki organisasi yang kuat, mandiri, dan bermartabat.***Red)