ARIE PRIMAJAYA DAMPINGI GUBERNUR HIDAYAT ARSANI LAUNCHING PROGRAM Z-PRENEUR VOL. 1 BAZNAS

IMG_20260723_184907

Sungailiat||senenknews.com- Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arie Primajaya, turut hadir mendampingi Gubernur Hidayat Arsani dalam acara peresmian Program Z-Preneur Volume 1 sekaligus penyerahan bantuan modal dan perlengkapan usaha yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Babel. Kegiatan berlangsung khidmat di Ballroom Hotel ST 12, Kota Sungailiat, Rabu (22/7/2026).

Kehadiran Arie Primajaya menegaskan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan lembaga filantropi Islam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Program Z-Preneur dirancang khusus memberdayakan mustahik menjadi pelaku usaha mandiri dan produktif, sejalan dengan prioritas Pemprov Babel dalam memperkuat fondasi ekonomi mikro dan memperluas lapangan kerja di tengah masyarakat.

Dukungan Penuh bagi Kemandirian Usaha
Dalam kesempatan tersebut, Arie Primajaya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Babel atas inisiatif nyata menyalurkan dana sosial menjadi modal usaha yang berdaya guna. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan tugas pokok Dinas KUKM dalam membina, melindungi, dan mengembangkan potensi pelaku usaha pemula agar mampu tumbuh sehat dan bersaing.

“Kami melihat Program Z-Preneur ini bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan awal dari proses pemberdayaan yang berkelanjutan. Dinas KUKM sangat mengapresiasi kolaborasi ini dan siap bergabung dalam jaringan pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi pasar bagi para penerima manfaat ke depannya,” ujar Arie Primajaya usai acara.

Beliau menambahkan, sinergi seperti ini menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi dapat dilakukan dari berbagai sumber kekuatan, termasuk pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran.

Sementara itu, Gubernur Hidayat Arsani dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen—baik pemerintah, lembaga agama, maupun masyarakat—dalam mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kemandirian ekonomi warga Babel. Penyerahan paket modal dan perlengkapan usaha ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian di tingkat akar rumput serta mengangkat derajat penerimanya menjadi mandiri dan berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.***Red)