Gubernur Babel Hidayat Arsani Hadiri Apel Akbar satlinmas

IMG-20260930-WA0092

Semarang||senenknews.com- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menghadiri Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila dan mengenang jasa Pahlawan Revolusi di Stadion Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/9/2026).

Kehadiran Gubernur Hidayat menjadi momentum untuk memperkuat peran Satlinmas sebagai unsur masyarakat yang paling dekat dengan warga dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, serta mendukung pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.

Apel Akbar diawali atraksi perlindungan masyarakat dari Tim Satpol PP Kota Semarang, dilanjutkan pengukuhan Pengurus DPD dan DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) se-Provinsi Jawa Tengah serta pengukuhan empat DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) wilayah Jawa Tengah.

Gubernur Hidayat menilai keberadaan Satlinmas sangat penting karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di lapisan paling bawah.

“Ini acara besar. Semoga bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah dan kepada rakyat, mulai dari desa dan kelurahan hingga ke tingkat provinsi,” ujar Hidayat.

Ia berharap momentum tersebut tidak berhenti pada seremonial, tetapi mampu membangun semangat pengabdian Satlinmas.

“Jadilah yang terbaik. Jaga desa, jaga Indonesia, untuk Indonesia yang lebih baik,” pesannya.

Menurutnya, desa dan kelurahan merupakan fondasi kekuatan masyarakat. Karena itu Satlinmas diharapkan berkontribusi menjaga lingkungan, menciptakan rasa aman, dan membangun kebersamaan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aris Marsudiyanto menegaskan peran Satlinmas saat ini semakin luas, tidak hanya soal keamanan dan ketertiban, tetapi juga dituntut sigap menghadapi bencana dan kondisi darurat lainnya.

“Linmas harus selalu hadir dan datang duluan ketika masyarakat membutuhkan. Ini pekerjaan yang luhur bagi kita semua,” kata Aris.

Ia menitipkan tiga pesan kepada anggota Linmas: pertama, menjadi mata dan telinga masyarakat serta garda terdepan dalam mencegah dan merespons persoalan; kedua, tidak mudah terprovokasi dan diadu domba; ketiga, menjaga moral dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Jadilah Linmas yang membaur dengan masyarakat, menjaga masyarakat, dan selalu hadir ketika dibutuhkan,” pungkasnya.

Apel Akbar ini menjadi pengingat bahwa menjaga ketenteraman bukan hanya tugas aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Dari desa dan kelurahan, semangat pengabdian itu diharapkan tumbuh menjadi kekuatan bersama dalam menjaga Indonesia.