Inovasi dan transformasi digital, Badan Penghubung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tampil di Anjungan TMII
Jakarta||senenknews.com-Mengusung semangat inovasi dan transformasi digital sebagai wadah pelestarian sekaligus promosi warisan daerah, Badan Penghubung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menampilkan beragam koleksi kebudayaan unggulan di Anjungan Bangka Belitung, kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Koleksi yang dipamerkan mencakup pakaian adat suku asli, alat musik tradisional yang sarat nilai filosofi, kerajinan tangan khas masyarakat pesisir dan pedalaman, benda-benda bersejarah, hingga berbagai kekayaan budaya lainnya yang menjadi representasi nyata identitas dan kemajemukan masyarakat Bangka Belitung.
Kepala Badan Penghubung Provinsi Babel Renal menyampaikan, keberadaan Anjungan di TMII bukan sekadar tempat pameran, melainkan jendela utama untuk memperkenalkan potensi budaya daerah kepada masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Kami tidak hanya menampilkan benda bersejarah semata, tetapi juga menghadirkan cerita di balik setiap koleksi yang ada. Melalui semangat transformasi digital, kami juga merencanakan pemutaran konten digital, dokumentasi budaya, hingga panduan virtual agar kekayaan budaya Babel dapat diakses dan dikenal oleh generasi muda secara lebih luas,” ujar Renal
Renal mengungkapkan Selama ini, informasi mengenai koleksi tersebut masih disampaikan secara konvensional. Pengunjung harus bertanya langsung kepada petugas atau membaca informasi yang terbatas pada label koleksi. Kondisi tersebut menyebabkan penyampaian informasi belum optimal, kurang interaktif, dan belum mampu menjangkau masyarakat
lebih lanjut di katakan Renal bahwa Melalui inovasi ini, masyarakat tidak hanya melihat koleksi budaya, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik, informatif, dan interaktif. Pengunjung cukup memindai QR Code menggunakan telepon genggam untuk memperoleh seluruh informasi secara cepat tanpa harus menunggu penjelasan petugas.
Pameran ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemprov Babel dalam menjaga kelestarian warisan leluhur, sekaligus mendorong budaya daerah menjadi salah satu pilar pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan ***Red)
