Solusi Strategis Sektor Pertambangan demi Kesejahteraan Masyarakat Bangka Belitung

tin_mining-Babel

Penulis : Hariyono

senenknews.com||Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tidak bisa dipisahkan dari sejarah dan kehidupan pertambangan. Selama puluhan tahun, timah dan komoditas tambang lainnya menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Namun, tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana mengubah pola pikir dari sekadar “menggali dan menjual” menjadi sistem yang mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat luas, bukan hanya segelintir pihak.

Dengan menerapkan solusi Hilirisasi Industri bisa meningkatkan nilai ekonomi,dengan cara melakukan pengolahan lanjut atau hilirisasi. Selama ini, Babel banyak menjual timah dalam bentuk bijih atau ingot dengan harga yang ditentukan pasar global.tak lepas dari solusi dengan konsep Membangun industri pengolahan di dalam daerah sendiri untuk mengubah timah menjadi produk jadi atau setengah jadi, seperti bahan solder elektronik, pelat timah, hingga bahan baku baterai kendaraan listrik.

Dengan menerapkan solusi dan konsep maka terciptalah manfaat nilai jual produk meningkat berkali-kali lipat, menciptakan lapangan kerja baru yang lebih banyak dan beragam keahlian, serta memunculkan industri pendukung lainnya di Babel.

selanjutnya penerapan Prinsip Pertambangan Berkelanjutan (Sustainable Mining) harus di tetapkan agar kesejahteraan tidak hanya soal uang saat ini, tetapi juga menjamin lingkungan tetap layak huni untuk masa depan. Solusinya dengan menegakkan aturan reklamasi dan pasca-tambang secara ketat.
kewajiban Setiap perusahaan tambang harus memulihkan lahan bekas tambang.

Lahan tersebut tidak hanya ditimbun dan ditanami pohon, tetapi bisa dikonversi menjadi fungsi produktif lain, seperti kolam budidaya ikan/udang, perkebunan, atau kawasan ekowisata agar bermanfaat terhadap Masyarakat yang bisa memanfaatkan lahan tersebut untuk mata pencaharian lain setelah aktivitas tambang selesai, sehingga tidak ada lahan mati yang terbengkalai.

“Dana yang dihasilkan dari sektor tambang harus dikelola dengan transparan dan didistribusikan secara merata”

Memaksimalkan penerimaan dari royalti, pajak, dan bagi hasil, kemudian mengalokasikannya secara tepat sasaran. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, listrik, air bersih, fasilitas kesehatan, dan pendidikan di seluruh wilayah Babel, terutama di daerah penghasil tambang agar Masyarakat merasakan dampak langsung berupa kemudahan akses dan peningkatan kualitas hidup.

Pemerintah dan perusahaan harus hadir untuk memberdayakan warga sekitar lokasi tambang.
Di Babel, keberadaan Penambang Rakyat (PR) sangat dominan. Solusinya bukan dengan menindas, melainkan menata dan membina. Dengan Memfasilitasi legalisasi izin usaha, memberikan pendampingan teknis agar cara tambang lebih aman dan ramah lingkungan, serta membentuk koperasi atau kelompok usaha yang kuat.

Agar Penambang rakyat mendapatkan perlindungan hukum, harga jual yang lebih baik, dan terhindar dari praktik penimbunan atau tengkulak yang tidak adil.

Sektor pertambangan di Babel memiliki potensi sangat besar untuk mensejahterakan masyarakat Bangka Belitung. Kuncinya ada pada perubahan strategi: dari eksploitasi semata menuju pengelolaan yang berkelanjutan, bernilai tambah tinggi, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Dengan penerapan solusi yang tepat, kekayaan alam bawah tanah Babel dapat diubah menjadi kemakmuran yang nyata, infrastruktur yang memadai, dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera dan bermartabat.