Gubernur Babel Hidayat Arsani Serahkan Bantuan Produksi dan Digitalisasi untuk UMKM Babel

IMG-20251224-WA0095

Pangkalpinang||senenknews-com -Komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) dalam memperkuat ekonomi kerakyatan terus diwujudkan secara nyata. Di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani, UMKM didorong untuk tidak sekadar bertahan, tetapi naik kelas dan mampu bersaing di era digital.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, Pemprov Babel menyerahkan bantuan peralatan pendukung produksi dan digitalisasi pemasaran bagi pelaku UMKM, sekaligus hadiah bagi para pemenang Program Gempur (Gerakan Mahasiswa Pendamping KUR) Tahun 2025

bertempat di halaman kantor Dinas Koperasi usaha kecil dan menengah Provinsi kepulauan Bangka Belitung , Gubernur Babel Hudayat Arsani secara langsung menyerahkan bantuan peralatan senilai Rp561 juta bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),

dalam kesempatan tersebut Gubernur Babel Hidayat Arsani mengatakan sebanyak 94 unit bantuan peralatan usaha diberikan kepada 53 pelaku UMKM se-Babel dengan total Anggaran Rp561.618,190,

lebih lanjut di katakan Gubernur Babel Hidayat Arsani Pada tahun depan bantuan bukan lagi bentuk barang , tetapi bantuan dalam bentuk modal kerja untuk mempercepat perekonomian masyarakat,” kata Hidayat Arsani

Gubernur Babel Hidayat Arsani juga menyebutkan bahwa UMKM merupakan denyut nadi perekonomian Bangka Belitung. Mulai dari usaha rumahan, bengkel kecil, hingga kios sederhana, UMKM telah menjadi penopang ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta menopang kehidupan banyak keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Hidayat Arsani juga memberikan apresiasi kepada para mahasiswa pemenang Program Gempur Tahun 2025. Penyerahan hadiah diberikan kepada 5 mahasiswa dari Universitas Bangka Belitung (UBB), IAIN SAS, dan Universitas Muhammadiyah, dengan total hadiah sebesar Rp15.400.000. Menurutnya, program ini tidak hanya mendorong akses pembiayaan KUR bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, inovasi, dan pengabdian nyata bagi generasi muda.

Ia juga menyatakan saat ini pemerintah mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan KUR ini. Misalnya, kebijakan pemerintah untuk pinjaman Rp100.000 tanpa jaminan.

Pada kesempatan yang sama Plt Kadis Koperasi Usaha dan Menengah Provinsi kepulauan Bangka Belitung Arie Primajaya mengatakan usaha kecil dan menengah atau UMKM merupakan tulang Punggung perekonomian daerah .

“Di Provinsi kepulauan Bangka Belitung UMKM tidak hanya menjadi Penggerak ekonomi lokal ,tetapi juga penopang utama penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi masyarakat”sebut Arie
“Bantuan peralatan pendukung produksi,digitalisasi,dan pemasaran yang diserahkan hari ini adalah alat untuk mempercepat langkah ,bukan tujuan akhir”ujar Arie

“Kami ingin UMKM Bangka Belitung naik kelas dari pemain lokal menjadi Nasional ,Dari konvensional menjadi digital,dari bertahan menjadi berkembang ”
Dengan bantuan ini Arie Primajaya berharap bantuan ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana produksi semata ,tetapi juga menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi ,meningkatkan kualitas produk serta memperkuat manajemen usaha ***Red)