Langkah Nyata Tanpa Henti: Gubernur Hidayat Arsani Gulirkan Kembali 2,185 Ton Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Screenshot_2026-05-03-15-51-10-708_com.miui.gallery-edit

Pangkalpinang||senenknews.com- Komitmen penguatan ketahanan pangan terus bergulir kepada masyarakat kurang mampu. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani kembali menyalurkan bantuan pangan dalam jumlah signifikan, yakni 2,185 ton beras kepada masyarakat Kelurahan Selindung Pangkalpinang Minggu (3/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat perlindungan sosial bagi warga kurang mampu, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah tekanan ekonomi.

Program ini bukanlah aksi sesaat, melainkan kelanjutan dari distribusi bantuan sebelumnya sebesar 500 kilogram beras kepada masyarakat di sekitar Kantor Gubernur Babel di bulan April 2026. Dengan skala yang semakin diperluas. Gubernur Hidayat Arsani menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang berkesinambungan dan berdampak nyata. Bantuan ini mencerminkan kepedulian dirinya dalam menjaga stabilitas pangan serta meringankan beban hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.

Penyaluran bantuan tersebut difokuskan kepada masyarakat yang telah melalui proses verifikasi dan validasi data yang termasuk dalam kategori status Desil 1 hingga Desil 4 yang diberikan secara langsung yang berbeda dari bulan sebelumnya menyasar panti asuhan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Dirinya ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kelompok rentan.

“Bantuan beras ini bertujuan untuk memberikan perlindungan sosial sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di tengah tantangan ekonomi yang di hadapi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini bukan hanya sekadar distribusi bantuan, tetapi juga bagian dari komitmen jangka panjang kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” kata Gubernur Hidayat Arsani.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa program ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar bantuan material.

“Ketahanan pangan adalah fondasi dari kesejahteraan. Bantuan ini bukan sekadar pemberian materi, melainkan bentuk perlindungan sosial secara langsung kepada masyarakat secara berkesinambungan di wilayah lainnya se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujarnya.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan inklusif yang mengedepankan prinsip keadilan sosial.

“Melindungi yang rentan, menguatkan yang membutuhkan. Penyaluran bantuan beras merupakan langkah nyata kita dalam mewujudkan perlindungan sosial yang inklusif dan menyeluruh,” tambahnya.

Plt. Kepala Dinsospmd Babel, Dora Wardani di sela-sela kegiatan menjelaskan bahwa, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program jaring pengaman sosial daerah. Selain di Kelurahan Selindung Lama, program serupa juga akan digelar secara bertahap di seluruh Kabupaten dan Kota di Bumi Serumpun Sebalai.

“Kami telah menyusun data penerima secara akurat, sehingga bantuan ini benar-benar diterima oleh yang berhak. Total bantuan yang disalurkan hari ini mencapai 2,185 ton untuk 437 kepala keluarga. Kami juga akan terus memantau penggunaan bantuan ini agar bermanfaat maksimal bagi penerima,” jelasnya.

Program ini merupakan komitmen serta bukti nyata kepedulian Bapak Gubernur dalam memastikan bahwa setiap keluarga kurang mampu memperoleh ketahanan pangan yang layak yang sudah di lakukan sebelumnya di seluruh wilayah Bangka Belitung di Tahun 2025.***Red)