Pemprov Babel menerbitkan sertifikat halal produk UMKM

Screenshot_20240307-170508_WhatsApp

Pangkalpinang||senenenknews.com – Bertempat di GOR Sahabuddin, Air Itam Pangkalpinang.sebanyak 1000 pelaku UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerima Sertifikat Produk Halal Kamis (7/3/2024)
Pembagian sertifikat halal ini sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk usaha mikro kecil menengah di Negeri Serumpun Sebalai

Di kutip dari Antara Babel ,Naziarto selaku Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel mengungkapkan bahwa Bantuan sertifikat halal produk UMKM ini untuk mewujudkan ekonomi keuangan syariah produk halal di daerah Bangka belitung.

“kegiatan sosialisasi mandatory dan fasilitasi 1.000 sertifikat halal produk UMKM ini bertajuk “Empat Tahun Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (Bekisah) ini dihadiri 1.000 pelaku UMKM se-Kepulauan Babel” ujar Naziarto

Dikatakan Naziarto Ekonomi keuangan syariah produk halal di Kepulauan Babel ini berawal ketika Babel sebagai tuan rumah Kongres Halal Internasional yang diikuti 15 negara pada Juni 2022,”

“dari kegiatan Kongres Halal Internasional ini, Pemprov Kepulauan Babel mulai berupaya mengembangkan produk halal baik produk makanan dan minuman, fesyen serta produk lainnya di tanah melayu ini yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Kita tidak hanya mengembangkan halal pada produk saja, tetapi juga Pemprov Kepulauan Babel juga mengembangkan pariwisata halal,” tambahnya

Menurut dia dalam mengoptimalkan pengembangan produk dan wisata halal ini dibutuhkan kolaborasi dan sinergisitas semua pihak, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Negeri Melayu ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UMKM yang telah membantu Pemprov Kepulauan Babel dalam mensertifikasi produk halal UMKM di daerah ini,” ungkapnya.

Dalam proses sertifikasi produk halal ini tentunya mengeluarkan biaya. Besaran biaya untuk satu sertifikat sebesar Rp230.000, jadi kalau hari ada 1.000 sertifikat yang dibagikan berarti pemerintah  melalui Kementerian Koperasi dan UMKM telah mengucurkan Rp230 juta untuk membantu UMKM daerah ini **Red_SN)