Pemprov Babel Pacu Persiapan Revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark

IMG-20260212-WA0053

PangkalPinang||senenknews.com- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mematangkan persiapan menjelang proses revalidasi (penilaian ulang) Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) yang dijadwalkan akan dilaksanakan oleh tim asesor pada Juni mendatang.

Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan seluruh rekomendasi dan saran perbaikan dari penilaian sebelumnya dapat terpenuhi.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya serius untuk meningkatkan status Belitong UNESCO Global Geopark yang saat ini berada pada posisi Yellow Card agar dapat kembali meraih status Green Card.

Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi, menegaskan bahwa sisa waktu menjelang kedatangan tim asesor akan dimaksimalkan untuk menindaklanjuti berbagai catatan evaluasi. Menurutnya, pemenuhan rekomendasi ini sangat krusial untuk memperbaiki posisi tawar Belitong Geopark di mata UNESCO.

“Kita sudah mengidentifikasi poin-poin rekomendasi serta saran dari tim penilai sebelumnya. Harapan kita, perbaikan-perbaikan ini bisa segera kita tuntaskan, sehingga nanti pada saat penilaian kembali, posisi kita sudah jauh lebih baik dan siap untuk kembali meraih status Green Card,” ujar Joko Triadhi saat memimpin rapat koordinasi persiapan revalidasi, Kamis (12/02).

Lebih lanjut, Joko Triadhi menjelaskan bahwa persiapan ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah provinsi, melainkan melalui pembagian peran yang sinergis dengan Pemerintah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Ia mengapresiasi semangat tinggi yang ditunjukkan oleh rekan-rekan di kabupaten dalam membenahi kawasan geosite dan aspek pendukung lainnya.

“Kita sudah membagi peran, baik itu Kabupaten Belitung, Belitung Timur, maupun kami di provinsi. Melihat persiapan dan semangat kawan-kawan di lapangan yang sangat tinggi, kita cukup optimistis,” tambahnya.

Joko Triadhi menekankan bahwa tugas utama pemerintah provinsi saat ini adalah menyinergikan seluruh upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan kolaborasi yang solid, ia yakin tim asesor akan melihat komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan warisan geologi dunia tersebut.

“Tugas kita di provinsi adalah mengolaborasikan hal-hal yang harus kita dukung bersama. Kita ingin menunjukkan kepada tim penilai bahwa komitmen pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan sesuai masukan mereka itu nyata dan terlaksana,” pungkas Joko Triadhi.***Red)