Press Release RS Bakti Timah Tegaskan Transparansi dan Tindakan Tegas dalam Proses Investigasi Kasus Bayi Meninggal

IMG-20250905-WA0029

Pangkal Pinang||senenknews.com- Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkal Pinang menyampaikan perkembangan terbaru terkait dugaan kelalaian tenaga kesehatan dalam kasus meninggalnya seorang bayi yang sempat ramai diberitakan. Klarifikasi ini disampaikan guna memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat serta meredam simpang siur pemberitaan yang beredar di publik,

Pada hari Kamis tanggal 04 September 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) telah memfasilitasi pertemuan mediasi antara pihak keluarga pasien dengan manajemen RSBT Pangkalpinang sekaligus tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam perawatan saat kejadian berlangsung. Pertemuan tersebut berlangsung dengan suasana penuh keterbukaan, di mana pihak keluarga menyampaikan aspirasi, pertanyaan, dan perasaan mereka secara langsung kepada tenaga kesehatan yang bersangkutan. RSBT Pangkalpinang menegaskan bahwa langkah mediasi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk mendengarkan dan memberikan ruang komunikasi yang konstruktif dengan keluarga pasien.

Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk mengawal proses investigasi yang tengah berjalan. Investigasi ini tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melibatkan pihak eksternal, termasuk Dinkes dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), guna memastikan transparansi dan objektivitas proses.

Selama diskusi yang berlangsung, RSBT Pangkalpinang dan keluarga pasien telah mencapai pemahaman bersama bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan investigasi berjalan secara menyeluruh. Kedua belah pihak berkomitmen untuk mengawal proses ini dengan tujuan utama memperbaiki dan membenahi sistem pelayanan rumah sakit agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan.

Direktur RSBT Pangkal Pinang, dr. Agus Subarkah Sp.Rad, menegaskan bahwa rumah sakit akan bersikap tegas dan profesional dalam menindaklanjuti hasil investigasi, “Kami berkomitmen untuk menjalankan investigasi ini dengan penuh keterbukaan dan melibatkan pihak eksternal agar hasilnya objektif. Apabila terbukti adanya pelanggaran prosedur atau kelalaian, RSBT Pangkalpinang tidak akan ragu mengambil tindakan tegas. Kami juga menjadikan peristiwa ini sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien,” ujar dr. Agus.

Melalui siaran pers ini, segenap manajemen RSBT Pangkalpinang berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan proporsional, serta dapat memahami langkah-langkah yang sedang dilakukan oleh rumah sakit bersama keluarga pasien dan pihak eksternal dalam menyelesaikan permasalahan ini.*)
Sumber : Humas Rumah sakit Bhakti Timah