Dukung Literasi dan inklusi keuangan Nasional Bank Sumselbabel cabang Koba Sosialisasikan Literasi Keuangan bagi pelajar SMK Negeri 1 Koba

Screenshot_2026-01-29-11-58-06-580_com.whatsapp.w4b-edit

Bangka Tengah | senenknews.com –Dalam rangka mendukung Program Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional sesuai arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Sumsel Babel Cabang Koba melaksanakan kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan bagi pelajar SMK Negeri 1 Koba, Kabupaten Bangka Tengah, kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan membekali pelajar dengan pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan sejak dini sebagai bekal memasuki dunia kerja, magang, maupun wirausaha. Literasi keuangan dinilai penting agar generasi muda mampu mengelola uang secara bijak, mengenal layanan keuangan resmi, serta terhindar dari risiko penipuan dan kejahatan digital.

Sosialisasi disampaikan oleh Darmawan Susilo, selaku Penyelia Dana, Jasa, dan Prioritas Banking Bank Sumsel Babel Cabang Koba. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan peran OJK dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, melindungi konsumen, serta mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI).

Materi mencakup pengenalan literasi keuangan dan inklusi keuangan, termasuk akses terhadap layanan perbankan resmi seperti tabungan, ATM, mobile banking, dan transaksi non-tunai seperti QRIS, SnapBI (Standar Nasional Open API Bank Indonesia) yang berada di bawah pengawasan regulator seperti OJK dan Bank Indonesia. Para siswa juga dikenalkan dengan Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) dan Tabunganku sebagai sarana awal membangun kebiasaan menabung yang aman dan terjangkau.

Selain edukasi untuk pelajar, pada kesempatan yang sama Bank Sumsel Babel Cabang Koba juga memperkenalkan layanan perbankan institusional kepada pihak sekolah, di antaranya layanan Virtual Account (VA) dan layanan Payroll.

Layanan Virtual Account ditawarkan sebagai solusi pencatatan dan pembayaran yang lebih tertib, transparan, dan efisien, khususnya untuk kebutuhan administrasi sekolah. Sementara itu, layanan Payroll diperkenalkan sebagai sistem penggajian yang aman, tepat waktu, dan terintegrasi bagi tenaga pendidik dan kependidikan.

Dalam sesi literasi, siswa juga dibekali pemahaman pengelolaan keuangan sederhana, seperti prinsip “uang itu punya tugas”, pembagian uang jajan secara proporsional, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan.

Edukasi keamanan transaksi digital turut disampaikan, termasuk pengenalan modus penipuan dan penerapan rumus anti-tipu “STOP” (Saring informasi, Tanya sumber resmi, Ojo klik tautan sembarangan, Pastikan PIN dan OTP tetap rahasia).

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para siswa yang terlihat antusias bertanya dan berdiskusi. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman literasi keuangan pelajar, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan perbankan dalam mendukung ekosistem keuangan yang inklusif dan aman.

Melalui sosialisasi literasi keuangan ini, Bank Sumsel Babel Cabang Koba menegaskan komitmennya dalam mendukung program OJK serta menyediakan solusi layanan perbankan yang relevan bagi pelajar dan institusi pendidikan, guna mencetak generasi muda yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan masa depan***Red)